Jun 29

Hal yang baru tentu saja menarik, demikian juga dengan Google Earth. Sekarang setiap orang dapat dengan mudah melihat lokasi di permukaan Bumi ini, di lokasi mana pun!

Dua hari yang lalu, software Google Earth saya download and install. Setelah dilihat, saya terkesima. Hebat, sekarang saya bisa melihat Bumi ini dalam bentuk globe terus di zoom sampai ke lokasi yang kita inginkan.

Sudah beberapa tahun ini saya tidak ke Auckland. Saya ingin tahu situasi di sekeliling rumah yang saya beli di Auckland. Dulu, saya meminta teman atau saudara yang kebetulan ke sana untuk memotretnya dari luar. Tapi sekarang, saya tinggal gunakan Google Earth dan zoom ke lokasi rumah saya di Auckland. Menakjubkan.

Dengan Google Earth ini, saya pun bisa jalan-jalan ke berbagai tempat. Bisa melihat TMII dari atas. Hehehe, kelihatan jelas danau yang menggambarkan kepulauan Indonesia.

Saya juga bisa pergi ke Bundaran HI dan melihat bagaimana lokasi tersebut kelihatannya dari atas. Hmmm, bagus juga.

Tadi saya juga sempat melihat bagaimana kondisi Bistari Condiminium di Kuala Lumpur. Beberapa tahun yang lalu saya pernah tinggal di situ pada saat kerja untuk Shell Information Technology International. I miss Kuala Lumpur.

Saat ini saya sedang kerja di Bangkok dan sedang tinggal di Grand President, sebuah Executive Serviced Apartment (katanya). Hehehe… Saya bisa lihat pula melalui Google Earth ini, termasuk BTS Station Nana. Ck ck ck…

Kalau saya di Jakarta, biasanya ber-gereja di GBKP Jakarta Pusat. Saya sempat cari juga di Google Earth ini dan teryata kelihatan juga. Hehehe… Asik juga, dengan Google Earth ini, saya sepertinya tidak perlu peta lagi karena semuanya dapat ditunjukkan dengan Google Earth dengan foto yang aseli.

Terakhir saya juga sempat melihat lokasi apartemen yang saya beli, Sudirman Park, ternyata di Google Earth masih tanah kosong. Hehehe… berarti masih belum mereka update tuh foto satelitnya. Memang sih, untuk update foto satelit untuk seluruh dunia bukanlah hal yang sederhana dan dapat diselesaikan dalam hitungan beberapa jam saja. Hehehe… pasti banyak hal yang dimasukkan dalam logika update nya. Hehehe…

Software dapat di download dari website google http://earth.google.com. Setelah di download dan install, silahkan bergabung dengan komunitasnya.

Google Earth memiliki beberapa tools dimana pengguna dapat menaruh placemark pada lokasi yang diinginkan. Setiap placemark akan disimpan dalam dokumen. Dokumen placemark ini dapat di share untuk digunakan oleh orang lain.

Saat ini sudah banyak orang-orang yang sudah menghabiskan waktunya untuk membuat placemark yang bagus dan lengkap. Contohnya saya dapat placemark untuk Bangkok dan sekitarnya yang menunjukkan shopping center, lokasi turis, hotel, restaurant, gedung-gedung penting, rumah sakit dan lainnya.

Pada setiap placemark, apabila kita double click maka Google Earth akan melakukan simulasi flying to the specified placemark. It’s beautiful… try for placemark somewhere far from where you are. Hehehe…

Dengan placemark seperti ini saya bisa lihat lokasi tersebut dan dapat melakukan planning untuk perjalanan saya. Sama seperti peta, tapi dengan Google Earth much more fun… Hehehe. Thanks Google.

Untuk melihat foto-foto di atas dengan ukuran lebih besar dan dalam bentuk slide show, silahkan klik di sini. Bujur ras mejuah-juah.

Jun 26

Ressa, Reinhard dan Mommy datang ke Bangkok karena liburan sekolah. Raissa, Beba dan Mommy nya singgah ke Bangkok. Semua ketemu di Bangkok. Liburan ramai-ramai.

Apartemen langsung menjadi ramai, anak-anak bermain ke sana ke sini, mondar mandir. Yang namanya anak-anak, tentu saja selalu ingin bermain. So let them play lah… Hehehe…

Salah satu alat transport favorit bagi anak-anak adalah tuktuk. Kalau udah naik, hebohnya bukan main. Teriak-teriak sana sini, say hi kepada orang-orang yang naik mobil. Mas pengemudi tuktuk aja suka senyum-senyum melihat histeria kegembiraan anak-anak ini. Hehehe…

Sepulang dari nonton film “The Sharks” di teater IMAX, Ressa dan Raissa pasang pose dulu di depan Siam Paragon. Malam itu, mommy-mommy nya pulang deluan ke hotel. Justru anak-anak yang pulang belakangan. Hehehe…

Anak-anak bergaya dulu sebelum masuk ke dalam teater IMAX. Layar lebar, suara lumayan, tapi penonton nya waktu itu sedikit banget, paling hanya 30 orang saja. Anak-anak mengoceh terus tidak bisa diam. Masuk ke dalam ruangan terus mengoceh. I just let them do that. Mereka inilah yang paling ribut. Hehehe… Begitu duduk, ada yang teriak dari kursi belakang: “Mas mas, dari Indonesia yach?”. Hehehe… ternyata ada orang Indonesia lain yang nonton bersamaan dengan kami. Hidup Indonesia!

Naik Skytrain dulu, biar sudah pernah aja. Hehehe… Naik dari Nana menuju Asok. Bingung? Mangkanya datang ke Bangkok. Huehehe…

Begitu juga naik Subway, biar sudah pernah aja… Hehehe… Naik dari Sukhumvit ke Kamphaeng Phet. Ayo coba tebak kemana tuh tujuannya? Kalau sudah pernah ke Bangkok harusnya sudah tahu tuh kemana tujuannya. Hehehe…

Where are your going gals? Tiga ce lagi di subway sementara si boy maunya nempel terus. Untuk melihat semua foto-foto dengan ukuran yang lebih besar dalam bentuk slide show, silahkan klik di sini.

Jun 26

Hampir setiap hari makannya banyak, pagi siang sore malam makan terus. Tapi badannya tidak gemuk-gemuk, karena energi masuk = energi keluar kali ya?

Jun 19

Anak dan istri sudah sampai di Bangkok. Liburan. Setelah istirahat satu hari, perjalanan pertama ke Siam Ocean World Bangkok. Sebenarnya lokasinya dekat banget, tinggal naik skytrain atau taxi sekitar 10-15 menit sudah sampai. Lah wong lokasinya di dalam mall kok. Hehehe…

Total anak-anak yang ikutan 4 orang, orang tua yang ikutan 6 orang. Foto-foto lainnya? Silahkan lihat di Photo Gallery at Flickr.

« Previous Entries