Judul lama: Model Agraria – Sebuah Pemikiran II
Cerita tentang hasil produksi agrikultur bukanlah topik yang sederhana lagi. Pada satu sisi mungkin kelihatannya sederhana. Tetapi lihatlah kenyataan pengalaman selama ini, produk agrikultur kita selalu “terjerembab”.

Dunia agrikultur sekarang sudah meng-global, kompleks. Jika, misalnya, produksi jeruk kita hanya untuk konsumsi lokal, mungkin kita bisa tutup mata. Tetapi apabila kita sudah menghasilkan produksi yang melebihi kebutuhan lokal (data dari koran kompas: produksi jeruk tahun 2004 tanah Karo adalah 437.149 ton), maka sebenarnya sedikit demi sedikit kita memasuki dunia agrikultur yang sudah meng-global tersebut. Lantas kenapa rupanya?
Read the rest of this entry »


